Langsung ke konten utama

Tolerance in Indonesia

I am Indonesian. How tolerance in my country? The tolerance is respect to other people, religion and any kinds of distinctive. There are six religions in my country which contain Islam, Christen, Buddhis, Tiong Hoa, and Catholic. Every religion have ritual such as praying and others. 

The Indonesia really respect the ritual religion. No one will disturb the religion agenda because the religion ritual is covered by law. Who ever has disturbed the religion activities will get punishment based on the law regulation. 

The tolerance of respecting to other religion, ethnic, lokal language, and other have educated to students since in basic level or Sekolah Dasar. I still remember the lesson of civic education, the teacher said that the students must respect to other religion. The muslim people not allow to disturb the christen religion and the christen also no allow to disturb the Islam and so on.

How is tolerance in your location? share in comment

Thank you


Note
Take the goodness and left the badness
The goodness is belong to Allah and the badness is mine
Thank you  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Logo UIN Jakarta, IAIN Padang Sidempuan dan Provinsi Sumatra Utara

Aku dan TesisKu

                                            Lika Liku Mendapatkan M.Pd         Pagi hari itu merupakan pagi yang biasa, dimana matahari terbit di upuk timur Indonesia dan kesibukan orang-orang mulai beroperasi. Jam 08-00 tertulis di dalam surat untuk Menguji Ujian Proposal; surat itu saya hantarkan kepada penguji kami nantinya. Komunikasi dengan dosen penguji tepatnya di RS Syarif Hidayatullah, dengan tujuan untuk memberikan proposal kami yang nantinya akan di ujikan. Ujian itu akan di laksanakan tepat pada tanggal 29 Oktober 2014 tepatnya pada hari Rabu jam 08.00. Kami bertiga sudah menyiapkan diri sebelum tanggal itu telah hadir.                 ...

Kesatuan Mahasiswa Sumatera Utara

Temu Mahasiswa Asal Sumatera Se-JABODETABEK   TEMA Bersama KMSU (Kesatuan Mahasiswa Sumatera Utara) Menjalin Kekeluargaan Antar Mahasiswa Asal Sumatera Utara Di Aula Student Center, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta            "Marsihaholongan do hamu inang, amang di ratto ni halakan"        Merupakan kata yang terlintas ketika saya mengikuti acara KMSU yang di hadiri oleh Kakak Edrida, ia berasal dari Padang Sidempuan (Kota Salak). Acara itu diselenggarakan pada 18/9/14 jam 2.05 a.m. Teman-teman yang berasal dari daerah sumatera sudah lebih dari 3 yang telah hadir termasuk saya dan ketiga teman saya. Kami langsung mengambil posisi duduk di kursi paling depan dengan niat yang baik yakni untuk melihat dan mensukseskan kegiatan daerah kita yang kita banggakan. Tepat di depan sebelah kanan ruangan kami duduk berderetan.           Acara itu ka...